Pete Doherty ‘The Libertines’ Sebut Brexit Jadi Momentum Kebangkitan Musik

JakartaBrexit atau British Exit telah menjadi wacana sejak 2016 setelah adanya referendum. Namun hingga kini proses keluarnya Inggris dari Uni Eropa masih terganjal.

Sebab rancangan perjanjian Brexit yang diajukan Perdana Menteri Theresa May ditolak oleh Parlemen Inggris.

Sebagai musisi asal Inggris, Pete Doherty dari The Libertines dan The Puta Madres turut mengomentari permasalahan tersebut.

“Aku tidak percaya Inggris bisa melakukannya sendiri dan itu akan menganggu proses dalam bandku karena aku adalah pemegang paspor Inggris,” katanya dalam wawancara dnegan Channel 4, dikutip dari NME.

Namun secara sarkas ia menyebutkan, Brexit tak akan membuat kemunduran pada industri musik Inggris, justru akan menjadi momentum kebangkitan musik.

Menurutnya, akan banyak musisi yang berbondong-bondong menyatakan protes dan membuat lagu dengan lirik protes atau berunsur politik sebagai respon dari Brexit.

“Ini akan menjadi hal terbaik di musik. Kalian akan melihat betapa gilanya gelombang musik baru mengambil sikap,” tuturnya.

“Kalian akan melihat betapa bedanya menulis sajak di penjara dan menulis sajak di rumah peristirahatan tepi danau. Kau tahu, akan ada reaksi yang luar biasa,” tambahnya.

(srs/srs)