Jalin Pertemanan Jadi Alasan The Adams Buat Album Lagi

Jakarta – Setelah 13 tahun sejak ‘v2.05’ (2006) dirilis, akhirnya The Adams merilis kembali sebuah album. Dengan tajuk ‘Agterplaas’ yang berarti teras belakang, album tersebut berisikan 11 lagu.

Kendati telah belasan tahun tidak mengeluarkan album, band yang digawangi Saleh Husein (vokal, gitar), Ario Hendarwan (vokal, gitar), Gigih Suryo Prayogi (vokal, drum) dan Pandu Fathino (vokal, bas) itu mengaku memiliki alasan khusus mengapa mereka bersemangat untuk kembali memiliki album.

Menurut Saleh Husein atau Ale, album hanyalah alibi. Alasan utamanya adalah mereka ingin berinteraksi dengan musisi dan seniman lainnya dalam proses penggarapannya.

“Kami bikin album tuh biar kami bisa ketemu orang lain. Buat berteman sih sebenernya. Kesenangan kami itu berteman, punya temen banyak, ketemu, tukar pikiran apa segala macem. Jadi album tuh alibi. Bikin album untuk laku segala macem, itu mah bonus buat gue,” ujarnya saat ditemui di Kemang, Jakarta Selatan.

“Kami ingin nongkrong, bercanda bareng lagi dengan band-band yang keren yang bermunculan dan lebih variatif, yang bukan eranya kita,” sambungnya.

Karena keinginan untuk bertemu sebanyak-banyaknya teman baru itulah yang membuat para personel The Adams tidak merasa canggung meski telah lama tidak merilis album.

Keinginan untuk menjalin pertemanan lewat proses berkarya itu pula yang melatar belakangi dibuatnya versi boxset untuk album ‘Agterplaas’ yang melibatkan seniman lintas bidang yang tak hanya berkecimpung di musik, sebut saja Kemalreza Gibran dan Dimas Angkling.

Hal itu pula yang melandasi alasan mengapa mereka masih merekam lagu dengan cara berkumpul di studio bersama-sama meskipun saat ini teknologi telah memungkinkan untuk merekam lagu sendiri-sendiri.

“Nggak ada yang salah sih dengan bikin di rumah, tapi gue lebih menyenangi proses ya. Ketemu, ketawa bareng, benar-benar nyata,” ungkap Ario.

(srs/doc)