Cerita Bertemunya Kembali Suar Nasution dengan Pure Saturday

Jakarta – Tampilnya kembali sebuah band dengan format reuni belakangan menjadi tren. Menduetkan personel baru dengan mantan personel lalu menyanyikan kembali lagu-lagu lama dari band mereka menjadi pemandangan yang menjamur di berbagai pertunjukan musik.

Sebut saja Base Jam yang beberapa kali tampil dalam format reuni atau reuni Dewa 19 yang menduetkan Once Mekel dan Ari Lasso di satu panggung dengan sukses menutup Synchronize Fest 2018.

Bagi penggemar Pure Saturday menyaksikan Pure Saturday dalam formasi reuni mungkin menjadi sebuah pengobat rindu. Hal tersebut akhirnya terwujud dalam gelara Love Fest Vol. 3 yang berlangsung beberapa waktu lalu.

Meski dua personel lainnya, yakni si kembar Aditya Ardinugraha (gitaris) dan Yudistira Ardinugraha (drummer) tak dapat hadir, namun bergabungnya Suar Nasution bersama Arief Hamdani (gitar), Ade Purnama (bassist), dan Satrio (vokal) tampaknya cukup mengobati rasa kangen.

“Memang ada dua personel yang nggak bisa ikutan sekarang, dan itu nggak bisa terjadi,” tutur Satrio dalam sesi wawancara di Jakarta Convention Center, Jakarta Selatan.

Di atas panggung, Pure Saturday membawakan lagu-lagu dari sejumlah albumnya, di antaranya ‘Elora’, ‘Di Bangku Taman’, ‘Pagi’, hingga ‘Desire’. Mereka bahkan turut serta memanggil Ryan D’Masiv untuk menyanyikan ‘Kosong’ bersama di atas panggung.

Saat ide untuk reunian diajukan pada mereka, sebenarnya mereka tak langsung mengiyakan. “Kami juga awalnya nggak mengiyakan, terus ngobrol-ngobrol, oke deh kenapa nggak kita coba, ini juga momennya pas,” ucap Satrio.

Berangkat dari sepakat untuk tampil bersama, ternyata sejumlah teman-teman lama mengaku antusias dengan hal itu.

“Yang menarik sih antusiasme dari teman-teman sebenarnya, teman-teman lama, teman-teman musisi juga. Jadi banyak yang penasaran gitu sama kedatangan vokalis yang pertama,” tutur Satrio.

Kendati Suar Nasution telah memutuskan hengkang dari band tersebut sejak 2004, para personel Pure Saturday dan Suar mengaku tidak ada yang berubah dari hubungan mereka. Mereka tetap lancar berkomunikasi.

Cerita Bertemunya Kembali Suar Nasution dengan Pure SaturdayFoto: Pure Saturday (Saras/detikHOT)

Sehingga ketika kembali sepanggung bersama, tidak ada masalah berarti dalam mencocokan frekuensi.

“Di luar band kami emang sering berhubungan juga sama Suar. Kaya Suar punya pabrik gitar, saya pakai produk bikinan dia. Jadi sebetulnya kalau di luar Pure Saturday ya kami memang nggak jauh terpisah juga,” kata Adi.

Saat berlatih bersama, mereka pun mengaku ada banyak kenangan yang bangkit kembali. Suar juga mengaku, meski kini telah keluar dari band tersebut, ia tak akan bisa lepas dari Pure Saturday.

“Pure Saturday kan temen kecil saya dulu ya, temen seperjuangan dari awal saya saya ngeband-ngeband dulu kan dari Pure Saturday. Jadi nggak bisa lepas dari kehidupan musik saya,” ungkap Suar.

Lantas akan kah ada rencana untuk melanjutkan proyek reuni tersebut? “Belum terpikir ke arah situ sih,” jawab Satrio.
(srs/wes)