Bagindas Geram Ada Band yang Diduga Jiplak hingga Bawakan Lagu-lagunya

Jakarta – Grup band D’Bagindas pecah dan berganti porsonel. Kini, mereka sudah mempunyai formasi baru dan mengganti namanya dengan Bagindas.

Hal tersebut rupanya terjadi karena ada isu liar yang sampai ke telinga mereka. Yaitu ada salah satu band yang diduga membawa-bawa nama ‘Gindas’ dan membawa lagu mereka untuk mencari keuntungan.

“Kita juga belum selesai nih sama kasus yang kemarin. Ada satu band yang menggunakan nama dengan kata ‘Gindas’ juga. Dia mengambil keuntungan dari kita dengan cara membawakan lagu ciptaan Mieke untuk kepentingan komersial,” kata Andra selaku vokalis, usai mengisi acara di ‘Pagi-pagi Pasti Happy’, Trans TV, Kapten Tendean, Jakarta Selatan, Rabu (3/4/2019).

Gara-gara hal itu, Bagindas merasa dirugikan. Mereka merasa kecewa dan tak terima atas perlakuan tersebut.

“Karena di luar sana juga berkembang isu yang masih rancu. Jadi, saya mau tekankan Bagindas cuma satu, ya kita ini. Seluruh EO di Indonesia, ingat Bagindas cuma kita, Mieke sebagai pencipta semua lagu, Ivan drummer, Andra vokal, dan Wendi yang pegang bass,” tutur Mieke sebagai gitaris.

“Kita merasa banyak dirugikan karena faktor-faktor tertentu yang memanfaatkan nama Bagindas,” sambungnya.

Menurut Mieke, seharusnya siapapun yang membawa karya orang lain baiknya memiliki etika yang baik dengan meminta izin terlebih dahulu kepada sang pencipta. Apalagi jika karya tersebut untuk kepentingan komersil.

“Intinya, kalau bawa karya orang untuk kepentingan komersial, harusnya izin sama penciptanya juga. Ada undang-undangnya juga kan yang mengurusi itu. Saya kan bikin lagu nggak gampang,” ucap Mieke.

“Kita semua sudah gerah. Karena ada beberapa kasus yang orang bilang, ‘kok Bagindas main di sini?’ Padahal nggak,” pungkasnya.
(hnh/tia)

Photo Gallery